Rabu, 10 Oktober 2012 - 10:47:20 WIB
MY SALARY
Diposting oleh : Mirfano
Kategori: General Issue - Dibaca: 1800 kali

Menjadi PNS (Pegawai Negeri Sipil) yang sering diplesetkan Pegawai Nyaman Sekali,  sudah menjadi pilihan saya. Jadi apapun risikonya seperti rendahnya salary, terbatasnya fasilitas serta pengembangan karier yang kadang terasa berjalan lambat harus DISYUKURI sebagai anugerah dari Allah SWT .  Gaji kepala dinas mungkin tidak lebih besar dari gaji seorang pimpinan cabang perbankan di daerah dan juga tidak lebih besar dari gaji seorang direktur utama BUMD. Dengan kata lain gaji seorang kepala dinas "tidak besar-besar amat" meskipun masih ada nilai lain yang menyertainya yaitu eksistensi dan kehormatan
 
Pada Bulan Oktober 2012 saya menerima salary sebesar Rp. 7.007.567,- dengan rincian sebagai berikut :
  • Gaji pokok              = Rp.  3.551.900 ,-
  • Tunjangan keluarga = Rp.    355.190 ,-
  • Tunjangan anak       = Rp.  142.076 ,-
  • Tunjangan jabatan   = Rp. 2.025.000 ,-
  • Tunjangan beras      = Rp.   226.240 ,-
  • Tunj Khusus pajak    = Rp. 207.150 ,-
  • Honor penanggung jawab anggaran = Rp. 500.000,-

Gaji sebesar itu tentu saja tidak cukup kalau kita tidak bisa mengendalikan pengeluaran serta  menghindarkan diri dari pola hidup konsumtif.  Yang membedakan kepala dinas dengan staf adalah pada tunjangan jabatan dan honor penanggungjawab anggaran. Jadi staf yang memiliki latar belakang pendidikan yang sama dengan saya (S1) dan masa kerja yang sama dengan saya (lebih dari 20 tahun) akan menerima salary lebih kurang Rp. 4.500.000,-l
 
Alhamdulillah, pendapatan keluarga saya tidak hanya bersumber dari gaji PNS saja karena istri saya memiliki bisnis yang lumayan prospektif.  Itulah matematika Tuhan, kita merasa bahwa pengeluaran kita lebih besar dari pendapatan setiap bulannya, akan tetapi Allah SWT memberi rezeki dari sumber yang tidak kita duga sebelumnya


0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 

.:: Welcome to Mirfano.com ::.